Menu Home

Keluhan Joao Mario Dengan Start Yang Dilakukan Inter Milan

joao-mario

Mengawali musim 2016-2017 ini menjadi awal musim yang berat bagi klub sepakbola Inter Milan. Tercatat dari seluruh 7 laga yang dijalaninya, baru ada 3 kemenangan yang dimiliki klub yang dilatih oleh Frank de Boer tersebut.

Posisi Inter Milan juga tidak mendukung baik karena masih bertempatkan di peringkat 9 dengan mengantongi 11 poin saja dalam klasemen sementara Serie-A. Meski pernah mengalahkan Juventus yang membuat heboh media di Italia itu, namun faktanya Milan masih tertinggal 7 poin dengan Juve yang berada di peringkat pertama.

Namun semangat pantang menyerah Milan patut diberikan nilai tambahan karena masih bersemangat bersaing di Serie-A. “ Jika tidak bisa mendapatkan juara, paling tidak nantinya Milan ada di posisi 3 besar dan mengincar tiket berpartisipasi di Liga Champions musim depan, ” ujar Frank de Boer.

Joao Mario, pemain dari Milan ini juga berbicara rencananya untuk menghentikan dominasi Juventus. “ Mereka adalah tim yang sangat kuat terbukti dengan perolehan Scudetto pada musim kemarin. Siapa yang tidak takut dengan mereka, mereka memenangkan 5 kompetisi berturut-turut dan mengawali awal musim ini dengan sangat baik, ” ucap Mario.

Baginya selisih 7 poin masih belum terlalu jauh dan Milan masih layak bersaing dengan klub-klub yang berada di atas mereka. Joao Mario juga mengeluhkan dengan keputusan Roberto Mancini, mantan manajer Inter Milan yang mengundurkan diri dari jabatannya, hal ini memaksa seluruh pemain untuk beradaptasi kembali dengan masuknya Frank de Boer yang memberikan perbedaan cara berlatih dan strategi.

Mario menilai Inter Milan membutuh waktu untuk menyesuaikan diri terhadap gaya bermain yang diinginkan De Boer. “ Saya pikir menjadi hal yang normal bagi tim seperti Inter, di mana sedang berada dalam perbaikan, kemudian memasuki periode sulit, ” kata Joao Mario (Lo).

Categories: Liga Italia

Tagged as:

daadmin1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *